
ITB, BANDUNGDAILY.COM ** Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar kegiatan ultra marathon dengan jarak 170 kilometer, Jumat (13/10/2017). Rute yang dilewati adalah Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Cipatat-Padalarang dan berakhir di Bandung.
Dilansir dari laman resmi ITB, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ITB bekerja sama dengan BNI (Bank Negara Indonesia) dan Alumni Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Marathon akan dimulai Jumat pukul 22.00 WIB di Jl. Sudirman, Jakarta atau di lingkungan Kantor BNI. Kemudian marathon akan berakhir pada Minggu (15/10) pagi di Kampus ITB Ganesa Bandung.
Lari marathon tersebut bertajuk Tribute to FTMD. Kegiatan itu diprakarsai oleh Yayasan Solidarity Forever yang telah terbentuk sejak awal tahun 2016 oleh para alumni FTMD ITB. Ide diadakannya acara tersebut digagas oleh salah satu alumni FTMD yang juga pelari utama dalam marathon itu, Gatot Sudariyono.
Marathon akan dibagi dalam beberapa nomor, yaitu kategori lomba dan kategori festival. Kategori lomba ditujukan untuk peserta umum. Di dalamnya ada 3 jenis lomba, yaitu solo 170k untuk peserta laki-laki dan perempuan, relay 2 x 85k untuk peserta campuran, dan relay 4 x 42,5k untuk peserta campuran.
Sedangkan untuk kategori festival diperuntukkan khusus untuk alumni ITB dan sponsor. Di dalamnya ada 2 jenis acara, yaitu relay 8 x 21k dan relay 16 x 10.7k.
Direncanakan para peserta lari marathon akan dilepas oleh Rektor ITB, Kadarsah Suryadi, dan Direktur BNI. Diperkirakan akan hadir sekitar 700 – 900 orang yang akan memenuhi lokasi acara start Lari Marathon 170K.
Kegiatan marathon diharapkan menjadi wadah kampanye hidup sehat dan ajang silaturahmi. Acara tersebut juga dilakukan sebagai salah satu bentuk fund raising yang diupayakan oleh alumni sebagai salah satu sumber dana demi pemutakhiran faslitas seperti laboratorium di ITB. Dana yang terkumpul nantinya akan difokuskan untuk pembenahan laboratorium-laboratorium di FTMD ITB.
Wakil Rektor bidang Administrasi Umum, Alumni, dan Komunikasi, Miming Miharja, dalam pers konferens pada Senin (09/10) menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut.
“Penghargaan yang setinggi-tingginya khususnya untuk para alumni mesin yang telah menginisiasi dan mengorganisasikan acara yang sangat baik ini,” kata dia. Dia berharap kegiatan itu dapat membantu pengembangan fasilitas dan semua keperluan untuk pengembangan riset dan pendidikan yang ada di ITB.









