
Bandung, BANDUNGDAILY.COM ** Pemerintah Kota Bandung bersama Yayasan Yatim Mandiri menggagas Gerakan Menulis Alquran belum lama ini. Kegiatan tersebut ke depan menjadi bagian dari pendidikan mental dan spiritual generasi muda Bandung.
Kegiatan awal yang dilaksanakan di Masjid Trans Studio Mall (TSM) Kota Bandung awal bulan lalu direncanakan akan terus dikembangkan sehingga menjadi kegiatan berkelanjutan.
“Saya mendorong kegiatan ini untuk rutin dilakukan. Kalau bisa jangan setahun sekali. Kami adakan mungkin setahun dua atau tiga kali, karena jumlah anak-anak di Bandung [jumlahnya] ratusan ribu,” ujar Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil seperti dikutip laman Pemkot Bandung belum lama ini.
Ridwan mendorong adanya upaya untuk membangun mental dan spiritual warganya. Menurutnya Gerakan Menulis Alquran tersebut merupakan salah satu kegiatan yang mendekatkan generasi muda kepada agama dan kepada Alquran. “Sangat saya dukung,” tegasnya.
Gerakan Menulis Alquran nantinya akan menambah jumlah program pembinaan agama untuk warga Bandung. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung juga telah meluncurkan Program Magrib Mengaji dan Gerakan Ayo Bayar Zakat.
“Semoga setelah ini Warga Bandung selain jago mengaji juga jago menulis kaligrafi dan ayat al-qur’an,” lanjut Ridwan.
Sebelumnya pada acara Gerakan Menulis Alquran di TSM diikuti sekitar 1.500 anak Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi ke-702 Kota Bandung. Gerakan Menulis Alquran juga menjadi rangkaian kegiatan peringatan tahun baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriyah.
Gerakan Menulis Alquran tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan cara membaca Alquran. Peserta gerakan tersebut juga belajar menuliskannya. Pada acara tersebut, peserta usia sekolah dasar berkesempatan menuliskan beberapa lafal Alquran yang jika digabungkan akan berjumlah 6.666 ayat sesuai dengan banyak ayat dalam Alquran.
Metode yang digunakan adalah metode follow the line, yaitu dengan menebalkan huruf-huruf dan mengikuti garis yang telah tersedia. Cara itu diharapkan memudahkan anak belajar menulis Alquran.









