Fasilitas Bandara Diharapkan Dongkrak Sektor Wisata

Pembangunan infrastruktur, khususnya bandara seperti Bandara Nusawiru dan Pelabuhanratu diharapkan bisa mengatasi Masalah konektivitas dan aksesibilitas dinilai masih menjadi kendala pengembangan sektor wisata di Jawa Barat (Jabar). (Sumber: Pemprov Jabar).

Bandung, BANDUNGDAILY.COM ** Masalah konektivitas dan aksesibilitas dinilai masih menjadi kendala pengembangan sektor wisata di Jawa Barat (Jabar). Pembangunan infrastruktur, khususnya bandara seperti Bandara Nusawiru dan Pelabuhanratu diharapkan bisa mengatasi persoalan itu.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, mengatakan beberapa destinasi wisata di Jabar belum dapat dikembangkan secara optimal sebab masih kurangnya konektivitas dan aksesibilitas

“Selain BIJB [Bandara Internasional Jawa Barat] sebagai gerbang masuk dunia ke Jabar, kedua bandara itu tahun depan harus beroperasi,” kata dia seperti dikutip dari laman Pemprov Jabar belum lama ini. Dia mengatakan 98 persen kedatangan wisatawan mancanegara masuk melalui bandar udara

Menurutnya Jabar memiliki potensi luar biasa untuk mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Keragaman budaya yang ada juga menjadi kekayaan wisata di Jabar. Namun persoalan aksesibilitas masih menjadi kendala. Dia mengatakan potensi pengembangan wisata di wilayah Jabar itu bisa dikembangkan di kawasan utara dan selatan.

Keberadaan bandara menjadi pilihan utama untuk berinvestasi. Bukan hanya itu, dia berharap fasilitas itu nantinya mampu menyerap tenaga kerja bahkan bisa menumbuhkan ekonomi kreatif di sekitarnya.

“Dengan bandara internasional kita harapkan kepariwisataan Jabar menjadi sangat kuat,” sambungnya.

Di sisi lain pihaknya juga mendorong peran semua pihak untuk menguatkan promosi dalam hal investasi di Jabar. Selama ini investasi di Jabar masih didominasi oleh Singapura. Melalui kegiatan Think Investment, Think West Java yang merupakan tema yang diangkat pada West Java Investor Forum yang dihadiri jajaran Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD), Islamic Development Bank (IDB).

Para Pimpinan Group Businessman Forum “THIQAH” diharapkan bisa membuka kesempatan investor Timur Tengah untuk berinvestasi di Jabar. Nilai investasi diproyeksikan mencapai USD 5 miliar. Dia berharap ada beberapa pengusaha di Jabar yang akan bekerja sama dengan investor.

Add Comment