Angkot Mogok, Kendaraan Tambahan DIkerahkan

Aksi demonstrasi oleh supir angkutan yang dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa hingga Jumat (10-13/10/2017) ternyata ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. (Sumber: Pemkot Bandung).

Bandung, BANDUNGDAILY.COM ** Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mengoperasikan kendaraan tambahan dan kendaraan darurat, pekan ini. Kendaraan-kendaraan itu dioperasikan untuk mengangkut para penumpang yang terlantar sebagai dampak aksi mogok jalan sejumlah angkutan.

Dilansir dari portal resmi Pemkot Bandung, meski sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa rencana demonstrasi awak angkutan umum se-Bandung Raya akan dilakukan pada 10-13 Oktober 2017 tapi ternyata ditunda hingga waktu yang belum ditentukan, namun demikian sebagian supir tetap memilih untuk mogok jalan.

Disampaikan Kepala Seksi Manajemen Angkutan Dishub Kota Bandung, Khairur Rijal, dampak dari hal itu telah terjadi penumpukan penumpang yang sebagian besar merupakan pelajar dan masyarakat yang akan pergi bekerja.

Kondisi itu terjadi di daerah Soreang, Kopo, dan Cimahi. Tetapi dia menegaskan kondisi itu dapat diatasi dengan mengoperasikan bus tambahan, truk dari Satpol PP Kota Bandung dan mobil dinas yang langsung disupiri oleh anggota Dishub. Selain itu juga ada tambahan mobil bantuan dari pihak kepolisian.

“Sempat terjadi penumpukan dibeberapa titik, tetapi tidak lama bisa kita antar para penumpang dengan mengoperasikan kendaraan tambahan. Para penumpang pun dapat sampai ke tempat tujuannya,” kata dia seperti dikutip situs tersebut, Rabu (11/10/2017).

Dia mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan, angkot yang mogok jalan terjadi dibeberapa rute. Diantaranya adalah rute Cisitu-Tegalega, Cibaduyut-Soreang, Elang-Ciwastra, Cibaduyut-Karangsetra, Ciwastra-Cijerah, Leuwih Panjang-Soreang, Cimahi-St.Hall, Elang-Gedebage, Riaung Bandung-Dago dan semua angkot jurusan Ciroyom.

“Ada supir angkot yang jalan, namun dihentikan oleh teman-temannya sesama supir, sehingga mereka takut untuk beroperasi dan memiliki untuk mogok juga. Tetapi, semua itu sudah dapat kita tangani,” sambungnya.

Sebelumnya, Dishub Kota Bandung sudah mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Bandung mengenai aksi mogok supir angkot tersebut melalui media sosial. Khairur mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu. Terutama kepada jajaran SKPD, jajaran kewilayahan seperti camat dan lurah.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada TNI, Kepolisian dan masyarakat Kota Bandung yang bergotong-royong yang memberikan pelayanan dan tumpangan kepada para penumpang angkot.

Add Comment