Auditor Indonesia Perlu Sertifikasi Profesi Hadapi Tantangan Global

Seminar membahas sertifikasi auditor di Indonesia yang masih terbilang minim bila dibandingkan dengan negara lain. Rabu, (11/10/2017). Sumber: Pemprov Jabar).

Bandung, BANDUNGDAILY.COM ** Guna menghadapi Masyarakat Ekonimi Asean (MEA), auditor perlu memiliki sertifikasi profesi. Hal ini dipandang perlu mengingat dengan memiliki sertifikasi profesi membuat para auditor dapat bersaing secara global.

“Sertifikasi profesi itu penting agar kita mampu bersaing dengan negara lain karena harus kompeten, dan ini perlu ditingkatkan kesadarannya lagi. Kita harus mampu bersaing secara global,”ungkap Angela Simatupang, Ketua Panitia Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia) pada Rabu (11/10/2017) seperti dikutip laman resmi Pemprov Jawa Barat (Jabar).

Auditor yang sudah memiliki sertifikasi, kata Anggela, memiliki prioritas tersendiri di perusahaan internasional maupun lokal. Meskipun berasal dari almamater yang sama tapi auditor bersertifikat mempu memiliki penghasilan yang lebih tinggi.

Lebih jauh Anggela menuturkan, meski sertifikasi profesi dianggap penting namun tidak semua perusahaan menerapkan ketentuan tersebut. Sertifikasi profesi ini lebih diutamakan dalam manajemen risiko

“Udah ada dari dulu secara umum yang punya sertifikat gajinya lebih tinggi. Tidak semua industri jasa keuangan menetapkan sertifikasi, perlu ada data internal. Trendnya perusahan besar di Jakarta berskala multinasional. Risiko manajemen lebih prepare yang punya sertifikasi,” jelas Anggela.

Meski demikian, di Indonesia sendiri sertifikasi auditor di Indonesia masih terbilang minim bila dibandingkan dengan negara lain. Menurut data sertifikasi profesi auditor di Indonesia jumlahnya hanya mencapai 246 orang. Minimnya sertifikasi profesi auditor di Indonesia ini disebebkan karena penyelenggaraannya yang secara on line dan menggunakan bahasa asing.

“Selama ini kendalanya masih seputar ujian yang dilakukan secara on line, namun setelah ada versi Indonesia sedikit mengalami kenaikan,” kata Angela.

Add Comment