BGN Wajibkan SPPG Manfaatkan Media Sosial sebagai Sarana Edukasi Gizi Masyarakat

Ilustrasi

Bandungdaily.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah untuk menjadikan media sosial sebagai sarana utama edukasi publik terkait pemenuhan gizi seimbang dan penerapan pola makan sehat di masyarakat.

Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, sebagai bagian dari strategi memperluas literasi gizi nasional sekaligus memperkuat transparansi pelaksanaan program di tingkat daerah.

Menurut Sony, media sosial memiliki jangkauan yang luas serta efektivitas tinggi dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai lapisan.

“SPPG di seluruh wilayah diminta aktif memanfaatkan platform digital untuk memberikan edukasi yang berkelanjutan dan berbasis data. Seperti hari ini menu Makan Bergizi Gratis apa yang akan dibagikan ke sekolah, jadi masyarakat bisa tahu,” ujar Sony saat berada di Palembang, Sabtu (28/2).

Ia menjelaskan, pemanfaatan media sosial tidak boleh hanya sebatas publikasi kegiatan seremonial, tetapi harus diisi dengan konten edukatif yang substantif, seperti panduan gizi seimbang, pentingnya asupan protein, pola makan sehat, hingga informasi nutrisi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Konten-konten tersebut diharapkan dikemas secara kreatif, informatif, dan menarik, sehingga mampu menjangkau berbagai kelompok usia, termasuk generasi muda yang aktif di ruang digital.

Melalui optimalisasi peran media sosial oleh SPPG, BGN berharap program peningkatan status gizi masyarakat dapat berjalan lebih masif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kebijakan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berkualitas di masa depan.

Tinggalkan Balasan