TNI AD Kerahkan Dua Helikopter untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera

Penanganan Bencana di Sumatera
Ilustrasi - Penanganan Bencana di Sumatera (X@-SumutRaya25).

Bandungdaily.id – TNI Angkatan Darat melalui Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) mengerahkan dua helikopter untuk memperkuat penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan guna mempercepat distribusi bantuan sekaligus mendukung operasi penanggulangan darurat yang tengah berlangsung.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf. Donny Pramono menjelaskan, Sabtu (29/11), bahwa dua helikopter tersebut terdiri atas satu unit Mi-17 dan satu unit Bell 412. Keduanya telah diberangkatkan sebagai bawah kendali operasi (BKO) Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo.

Donny menyebut kedua heli telah dipersiapkan dengan kru penuh, yakni 12 personel untuk Mi-17 dan delapan personel untuk Bell 412. Pengiriman ini bertujuan mendukung mobilisasi logistik dan evakuasi di wilayah yang terdampak bencana.

Kedua helikopter telah terbang menuju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Adapun rute keberangkatannya:

-Mi-17 diawaki Lettu Cpn Dany, lepas landas dari Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani, Semarang.

-Bell 412 dipimpin Mayor Cpn Henryko, terbang dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Penerbangan dilakukan melalui empat etape: Semarang–Pondok Cabe, Pondok Cabe–Way Tuba, Way Tuba–Jambi, dan Jambi–Pekanbaru.

Untuk Sabtu (29/11), kedua helikopter direncanakan melanjutkan misi menuju Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, guna memperkuat operasi penanggulangan bencana di wilayah tersebut.

Kadispenad berharap pengerahan dua alutsista ini dapat mempercepat distribusi bantuan serta membantu pemerintah merespons kondisi darurat di daerah yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat sejak bencana besar melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Pemerintah bergerak cepat. Kami dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan dan reaksi melalui jalur darat dan udara,” ujar Presiden pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta, Jumat (28/11).